Judul Buku:

KEKATA GAYO CEMIS OSOP (Kosa Kata Gayo Hampir Hilang)

Penulis:

Buniyamin S.

Editor:

Rismawati

Penerbit :

Al-Hayat Medan

Spesifikasi buku:

Ilust.; Tinggi buku 21 cm

Halaman:

Hal. Romawi: v hal

Hal. Arab: 167 hal

ISBN: Dalam Proses

Harga: 100.000.-

Info Perolehan:

+62852 6226 3077

 Sinopsis:

Inspirasi dibuatnya buku ini adalah dari kurangnya litelatur kosa kata Gayo, ditambah banyaknya ditemukan kosa kata Gayo Lues, khususnya Gayo Lues yang hilang dari penuturan kata sehari-hari. Kosa kata Gayo yang banyak mulai tidak dituturkan lagi ditengah-tengah masyarakat kita, malah hampir dan mulai hilang. menterjemahkan kosa kata Gayo kedalam bahasa Gayo mengalami sedikit kesulitan, ini disebabkan karena penjelasan kalimatnya juga harus berhadapan dengan kosa kata baru yang harus diterjemahkan kembali sehingga penjelasannya sendiri dapat dipahami, berbeda apabila diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Namun ketika nanti terdapat hal-hal yang kurang berkenan penulis memohon maaf yang setinggi-tingginya. Dalam kosa kata Gayo banyak ditemukan kosa kata baru, sebagai contoh penyebutan angka pembilang yang sama sekali tidak dipakai lagi dalam keseharian. Dalam Bahasa Indonesia penyebutan angka satu, dua, tiga, empat, lima, anam, tujuh, delapan, sembilan dan sepuluh. Dalam keseharian Bahasa Gayo yang ada penyebutan lazim yang dipakai seperti angka, sara, roa, tulu, opat, lime, onom, pitu, waluh, siwah dan sepuluh. Mudah-mudahan dimasa mendatang, seiring perjalanan waktu buku ini dapat disempurnakan sebagai litelatur pada generasi-generasi mendatang sebagai kekayaan khasanah lokal.