BIJI KAKAO (Theobroma cacao L.) SEBAGAI BAHAN DASAR OBAT KUMUR UNTUK PENGHAMBATAN Streptococcus mutans

Penulis : Cut Aja Nuraskin

Editor:

  1. Cut Soraya
  2. Ainun Mardiah
  3. Teuku Salfiyadi

Penerbit : Al-Hayat Medan

Spesifikasi buku : Ilust.; Tinggi buku 20 cm

Halaman :

Hal. Romawi : v hal

Hal. Arab : 63 hal

ISBN : Dalam Proses

Harga : 80.000.-

Info Perolehan : +62852 6226 3077

Sinopsis:

Kesehatan gigi dan mulut merupakan hal yang sangat penting yang harus diperhatikan. Banyak observasi dan percobaan yang dilakukan dengan memanfaatkan tumbuhan alam yang bertujuan untuk menghasilkan obat-obatan dalam upaya mendukung program pelayanan Kesehatan gigi khususnya untuk mencegah dan mengatasi masalah pada gigi (karies gigi). Salah satu bakteri penyebab karies gigi adalah Streptococcus mutans. Biji kakao memegang peran penting terhadap kesehatan salah satunya sebagai antibakteri. Biji kakao mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan alkaloid yang memiliki efek anti mikroba. Berdasarkan penelitian yg telah dilakukan ekstrak biji kakao efektif dalam penghambatan bakteri streptococcus. Kandungan fitokimia yang terkandung pada kakao adalah katekin golongan flavonoid dan merupakan salah satu antioksi terkuat. Pengertian Obat Kumur (Mouthwash) Obat kumur merupakan larutan atau cairan yang digunakan untuk membilas rongga mulut dengan sejumlah tujuan antara lain untuk menyingkirkan bakteri perusak, bekerja sebagai penciut, untuk menghilangkan bau tak sedap, mempunyai efek terapi dan menghilangkan infeksi atau mencegah karies gigi.